GD.ID, Jakarta-Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meresmikan Gedung SD Al-Isra Muhammadiyah 7 pada Peringatan Hari Ber-Muhammadiyah berlangsung khidmat di Aula Masjid Raya Al-Isra, Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, Sabtu (10/1/2026).
Hadir Ketua PW Muhammadiyah DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, Ketua PD Muhammadiyah Jakarta Barat, Narmodo, Camat Grogol Petamburan, Raditian Ramajaya, Kabag Kesejahteraan Rakyat, Abdurrahman Anwar. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dalam membangun pendidikan dan masyarakat yang berkemajuan.
Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah, khususnya Muhammadiyah Jakarta Barat, atas kontribusi yang konsisten dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan, keagamaan, pembinaan akhlak, kerukunan umat, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Menurutnya, Muhammadiyah telah lama menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia. Sekolah-sekolah Muhammadiyah di Jakarta Barat dinilai berperan besar dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Sebagai wujud nyata kolaborasi tersebut, Pemkot Jakbar telah memberikan bantuan anggaran lebih dari Rp400 juta untuk renovasi dan peningkatan sarana prasarana SD Muhammadiyah 07. Renovasi tersebut kini telah rampung dan telah diresmikan kembali penggunaannya oleh Wali Kota Jakarta Barat.
“Bantuan ini merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik, guru, serta seluruh warga sekolah,” ujar Iin.
Ia berharap, dengan selesainya renovasi gedung sekolah, SD Muhammadiyah 07 dapat semakin meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat pembinaan karakter dan akhlak, serta melahirkan generasi Jakarta Barat yang unggul dan berdaya saing.
“Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berkomitmen terus membuka ruang kolaborasi dengan Muhammadiyah dalam peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kapasitas guru, serta pengembangan pendidikan yang adaptif terhadap tantangan zaman,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, menegaskan bahwa Hari Ber-Muhammadiyah harus dijalani dengan kegembiraan, semangat, dan kebahagiaan sebagai wujud kecintaan terhadap persyarikatan. Ia menekankan pentingnya tiga nilai utama dalam gerakan Muhammadiyah, yakni kebersamaan, kebersatuan, dan keberkompakan.
“Kebersamaan harus melahirkan rasa memiliki, kepedulian, tolong-menolong, gotong royong, serta empati. Kebersatuan menuntut seluruh warga Muhammadiyah untuk mengutamakan kepentingan persyarikatan di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Sementara keberkompakan diwujudkan melalui kerja sama yang solid dan sikap saling percaya terhadap keputusan pimpinan,” jelasnya.
Akhmad Abubakar juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Jakarta Barat terhadap berbagai kegiatan dan amal usaha Muhammadiyah. Ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus menjaga harmoni, adab bermusyawarah, serta kesetiaan terhadap tujuan bersama demi kemajuan persyarikatan dan kemaslahatan umat












