GD. ID, JAKARTA— Pemerintah Kelurahan Semper Barat bersama warga menggelar kerja bakti massal di wilayah RW 04, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, sebagai upaya serius mengatasi sumbatan saluran air yang mengarah ke Waduk Belibis dan kerap memicu genangan hingga banjir.
Lurah Semper Barat, Riwinanto, mengatakan bahwa dalam kegiatan gotong royong tersebut ditemukan banyak penyumbatan pada saluran air yang bermuara langsung ke Waduk Belibis. Penyumbatan didominasi oleh tumpukan kayu dan material sisa banjir sebelumnya.
“Di sini banyak sumbatan-sumbatan saluran air yang menuju ke Waduk Belibis. Alhamdulillah, dengan adanya gotong royong ini, semua penyumbatan berhasil kita bongkar,” ujar Riwinanto di sela kegiatan kerja bakti di RW 04 Semper Barat.Cilincing, Jakarta Utara, Minggu Pagi (8/2/2026).
Menurutnya, kayu-kayu yang menyumbat saluran merupakan material bekas banjir yang sempat mengapung dan kemudian menumpuk di area taman setelah air surut. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tidak lancar dan berpotensi memperparah genangan di wilayah permukiman sekitar waduk.
Riwinanto menjelaskan, kerja bakti difokuskan pada dua titik utama yang dinilai paling rawan banjir, yakni wilayah RT 04 serta RT 11, RT 13, dan RT 16. Wilayah tersebut merupakan titik terendah di RW 04 dan sangat terdampak apabila debit air menuju Waduk Belibis meningkat saat hujan deras.
“Ini titik paling fatal. Kalau terjadi hujan dengan intensitas tinggi, genangan hampir pasti terjadi di wilayah ini,” jelasnya.
Ia menegaskan, kegiatan gotong royong ini merupakan tindak lanjut dari imbauan langsung Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Utara, agar seluruh wilayah secara rutin melakukan pembersihan saluran air dan lingkungan.
“Warga sebenarnya setiap bulan juga sudah melaksanakan kerja bakti. Tapi dengan kegiatan seperti ini, kita grebek semua sekaligus. Kalau ada sampah atau sumbatan yang tidak mampu dikendalikan warga, kita tangani bersama,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh unsur masyarakat dikerahkan, mulai dari kader lingkungan, pengurus RT dan RW, LMK, hingga warga setempat. Pemerintah kelurahan hadir langsung untuk mendampingi dan memastikan pembersihan saluran menuju Waduk Belibis berjalan maksimal.
“Ini bukan hanya warga setempat. Semua unsur kita libatkan. Kerja bakti ini wajib, dan inisiatif warga tetap menjadi kunci utama,” tegas Riwinanto.
Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat ini mampu menjaga fungsi Waduk Belibis serta meminimalisir potensi banjir di wilayah Semper Barat secara berkelanjutan. (ANW)












