Daerah  

GERAK NTB Surati Kapolri: Usulkan AKBP Ruslan Jadi Kapolres Bima Kota, Ada Apa?

GD.ID, Bima – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat (GERAK) NTB resmi melayangkan surat terbuka kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) pada Senin (16/2/2026). Surat bernomor 021/LSM GERAK/2026 tersebut berisi usulan dan dukungan penuh agar AKBP Ruslan, S.Sos., MH ditunjuk sebagai Kapolres Bima Kota.

Langkah ini sontak menarik perhatian publik. Banyak yang bertanya-tanya, apa yang melatarbelakangi desakan masyarakat agar putra daerah memimpin komando kepolisian di wilayah “Kota Tepian Air” tersebut?

Aspirasi Tokoh Masyarakat dan Adat
Perwakilan LSM GERAK mengungkapkan bahwa usulan ini bukan sekadar keinginan organisasi, melainkan representasi dari aspirasi tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga masyarakat pribumi di Kabupaten dan Kota Bima.

Ada tiga poin utama yang menjadi dasar pengusulan AKBP Ruslan kepada Kapolri:

Paham Karakteristik Lokal: Wilayah Bima dikenal memiliki karakteristik adat dan budaya yang sangat kental. Masyarakat menilai dibutuhkan pimpinan Polri yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga memahami kearifan lokal (local wisdom) demi menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

Putra Daerah Berprestasi: AKBP Ruslan (NRP 72110545) merupakan putra asli Bima. Ia dinilai memiliki rekam jejak dedikasi dan prestasi yang mumpuni serta pemahaman mendalam mengenai sosiologi masyarakat di wilayah tersebut.

Mampu Berantas Narkoba: Masyarakat meyakini AKBP Ruslan mampu menekan angka peredaran narkoba dan menjadi jembatan harmonis antara institusi POLRI dengan masyarakat adat.

“Beliau dinilai mampu menjembatani hubungan antara POLRI dan masyarakat adat/lokal dengan sangat harmonis,” tulis pernyataan dalam surat yang ditujukan kepada Kapolri Cq. AS SDM Kapolri tersebut.

Harapan Kamtibmas yang Kondusif
Melalui surat ini, GERAK NTB berharap Mabes Polri dapat mempertimbangkan aspek sosiologis dalam penempatan pimpinan wilayah. Kedekatan emosional dan kultural seorang kapolres dengan wilayah tugasnya diyakini akan mempercepat penanganan konflik dan penguatan hukum berbasis pendekatan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, surat tersebut telah dikirimkan secara resmi dengan lampiran berkas biodata calon yang diusulkan sebagai bahan pertimbangan pimpinan tertinggi Polri di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *