Komplek Damkar Ditutup, Warga Siap Paksa Buka!” RW 09 Semper Barat Murka, Sistem Buka-Tutup Dinilai Ancam Nyawa

GD. ID, JAKARTA— Polemik akses Komplek Damkar kian memanas. Minggu lalu, Ketua RW 09 Semper Barat, Nanang, menyampaikan protes keras melalui grup WhatsApp “Tiker Kecil”, wadah aspirasi masyarakat Cilincing. Minggu lalu. (17/2/2025).

Nanang menilai sistem buka-tutup akses bukan hanya mempersulit, tetapi juga membahayakan keselamatan warga. Terutama saat ada kegiatan malam hari di kelurahan, warga yang hendak pulang tidak bisa melintas Komplek Damkar dan terpaksa memutar lewat Jalan Cacing Cilincing yang dikenal padat kendaraan besar.

“Kalau ada kegiatan malam hari di Kelurahan Semper Barat, kemudian pulangnya tidak bisa lewat Komplek Damkar, rame-rame kita paksa buka saja. Karena lewat Jalan Cacing Cilincing sangat rawan kecelakaan,” tulis Nanang tegas.

Ia juga menyoroti akibat terbatasnya mobilitas warga menuju kelurahan.

Karena akses dibatasi, sebagian warga nekat melawan arah di Jalan Cacing Cilincing demi mempersingkat jarak. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua yang rentan terserempet truk dan kendaraan berat.

Menurutnya, kebijakan buka-tutup justru memicu situasi berbahaya di lapangan. Fasilitas pemerintahan seharusnya memudahkan akses pelayanan publik, bukan menciptakan risiko kecelakaan baru.

Warga mendesak adanya evaluasi serius dari pihak terkait sebelum jatuh korban. Jika tidak ada solusi konkret, ketegangan sosial dikhawatirkan semakin meningkat.(ANW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *