“Pesona Koja” Wadah Bagi Warga Membangun Wilayah dan Maju

GD.ID, Jakarta-Sebagai wadah bagi warga dan berbagai pihak untuk bersatu membangun wilayah yang lebih maju dan harmonis, Jumat (07/08/2026), Pemerintah Kecamatan Koja bersama masyarakat Kecamatan Koja melaksanakan kegiatan “Pesona Koja 2026” yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Koja.

Camat Koja, Toto Bondan, menjelaskan bahwa kegiatan ini sebenarnya berawal dari rutinitas senam pagi setiap hari Jumat. Namun, menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, kegiatan tersebut dikembangkan menjadi lebih besar dengan konsep baru.

“Sebenarnya ini kegiatan rutin senam pagi setiap Jumat. Tapi karena mendekati 17 Agustus, kami ingin memberi nilai tambah. Akhirnya, atas inisiasi warga, kegiatan ini dikemas menjadi ‘Pesona Koja’ sebagai ajang silaturahmi dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan program yang lebih bermanfaat dan melibatkan banyak pihak ke depannya.

“Ini baru awal. Insya Allah ke depan akan kami jadikan rutinitas setiap awal bulan, bukan sekadar senam, tapi kegiatan yang melibatkan semua pihak dan bisa dinikmati bersama,” jelasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari Karang Taruna, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), hingga forum RT dan RW turut hadir dan berpartisipasi aktif.

“Hari ini semua terlibat, bukan hanya ASN. Ada masyarakat, lembaga-lembaga, dan seluruh unsur di Kecamatan Koja. Inilah yang disebut kolaborasi,” tambah Toto.

Ditempat yang sama anggota FKDM Kecamatan Koja, Yusuf mengatakan, Melalui kegiatan “Pesona Koja 2026”, diharapkan terbangun hubungan yang semakin erat antarwarga dan pemangku kepentingan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aktif, dan penuh semangat kebersamaan.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang kuat, pembangunan wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga hasil kerja bersama seluruh masyarakat,”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *