GD.ID, Ruteng, NTT — Aksi nyata kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Memasuki periode kepengurusan Pengurus Pusat PMKRI 2026–2028 di bawah kepemimpinan Mandataris MPA
XXX/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PP PMKRI, Christian A.D. Rettob, Satuan Tugas (Satgas) Bencana PP PMKRI Nasional bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kolaborasi lintas daerah ini melibatkan Satgas PP PMKRI Nasional, kader PMKRI Cabang Ruteng, serta kader PMKRI Cabang Jakarta Timur. Tim menggabungkan kekuatan untuk menyalurkan bantuan logistik secara langsung ke rumah-rumah warga
terdampak di pelosok pemukiman yang membutuhkan penanganan mendesak.
Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Satgas PP PMKRI Nasional, Febrian Muda.
Kehadiran tim di lapangan menjadi komitmen organisasi dalam menjalankan misi sosial gereja dan bangsa, sekaligus memastikan bahwa bantuan yang dikumpulkan dari para dermawan terdistribusi secara transparan, akurat, dan tepat
sasaran.
Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores telah mengakibatkan kerusakan fisik pada tempat tinggal warga serta mengganggu kestabilan ekonomi dan aktivitas harian masyarakat local. Menanggapi situasi krusial ini, PP PMKRI Periode 2026–2028 merancang skema komprehensif mulai dari penggalangan dana (Open Donasi) hingga aksi lapangan direct distribution.
Melalui koordinasi intensif bersama Koordinator Dana, Dawita Rama, penggalangan bantuan berhasil mengumpulkan berbagai kebutuhan pokok mendesak. Bantuan yang
dibawa dan dibagikan secara mendalam kepada warga meliputi:
- Sembako dan bahan pangan mendasar (termasuk mie instan, beras, telur, dan
kebutuhan dapur harian) untuk menjaga ketahanan pangan keluarga terdampak. - Perlengkapan bayi dan balita untuk menunjang kesehatan serta kenyamanan anak-anak di daerah bencana.
- Obat-obatan dan pasokan medis dasar guna mengantisipasi penurunan kondisi kesehatan warga.
- Selimut, tikar, serta terpal sebagai sarana perlindungan darurat bagi warga yang bangunan rumahnya mengalami kerusakan struktural.
Seluruh logistik yang dihimpun melalui Drop Bantuan Margasiswa PP PMKRI di Jl. Dr. GSSJ Ratulangi No.1, Menteng, Jakarta Pusat, dialokasikan dan dikirim langsung ke titik titik bencana di Flores.
Berbeda dari sekadar penyerahan bantuan secara simbolis, Satgas PMKRI bersama kader gabungan Ruteng dan Jakarta Timur menerapkan pola penyaluran door to door
(dari rumah ke rumah). Strategi ini diambil untuk memastikan bahwa keluarga-keluarga yang berada di area terpencil atau kesulitan akses logistik tetap mendapatkan bantuan
yang layak.
Foto-foto dokumentasi lapangan memperlihatkan momen-momen hangat saat kader PMKRI berinteraksi langsung dengan warga penerima manfaat. Dalam salah satu aksi, kader PMKRI menyerahkan secara langsung paket bantuan pangan kepada warga di
teras rumah mereka, disambut senyum dan rasa haru masyarakat local.
Koordinator Satgas PP PMKRI Nasional, Febrian Muda, menegaskan bahwa kehadiran PMKRI di tengah-tengah masyarakat korban bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral dan persaudaraan sejati.
“Kami hadir tidak sekadar membawa paket bantuan logistik, tetapi juga membawa empati, harapan, dan semangat persaudaraan. Bencana gempa Flores adalah duka kita bersama. Kader-kader PMKRI, baik dari pusat, Jakarta Timur, hingga Ruteng,
akan terus mengawal proses pemulihan ini agar masyarakat terdampak bisa
kembali bangkit dan menata kehidupannya,” ujar Febrian Muda di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan lintas cabang seperti PMKRI Cabang Ruteng yang memahami titik geografis lokal dan PMKRI Cabang Jakarta Timur yang memperkuat daya dorong pergerakan merupakan bukti soliditas struktur perhimpunan
dalam merespons krisis kemanusiaan.
Lebih lanjut, Febrian Muda memberikan pernyataan tegas terkait langkah taktis
pergerakan Satgas Bencana PP PMKRI berikutnya. Mengingat dampak bencana gempa bumi tidak hanya terfokus pada satu wilayah melainkan meluas ke beberapa wilayah kabupaten di Pulau Flores, Satgas PMKRI telah merancang agenda pengerahan tim tahap selanjutnya ke wilayah terdampak parah lainnya.
Secara tegas dan meyakinkan, Febrian Muda menyampaikan bahwa Satgas PP PMKRI Nasional akan segera mungkin bergerak dan turun langsung ke pusat titik lokasi terdampak yang berada di Kabupaten Nagekeo.
“Kerja kemanusiaan ini tidak berhenti sampai di sini. Kami telah memetakan
wilayah-wilayah yang membutuhkan atensi khusus dan bantuan mendesak. Oleh karena itu, Satgas PP PMKRI Nasional bersama tim relawan akan segera mungkin turun langsung ke lapangan, menyisir pusat lokasi terdampak di Kabupaten
Nagekeo. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di Nagekeo mendapatkan penanganan, asesmen kebutuhan, serta bantuan logistik yang setara dan tepat sasaran,” pungkas Febrian Muda, secara tegas.
Rencana penerjunan tim ke Kabupaten Nagekeo ini mencakup pemetaan kondisi lapangan secara langsung (field assessment), penyaluran bantuan gelombang berikutnya, serta koordinasi bersama tokoh masyarakat dan pihak terkait di tingkat lokal guna menginventarisasi kebutuhan pascabencana yang paling krusial.
Aksi ini sekaligus menggarisbawahi bahwa ruang gerak PMKRI tidak terbatas pada ruang-ruang wacana akademik dan diskusi publik semata, melainkan berakar kuat pada aksi nyata dan kepekaan sosial di tengah realitas kehidupan masyarakat.
Pengurus Pusat PMKRI Periode 2026–2028 juga memberikan penekanan penuh pada aspek transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana bantuan. Setiap sen donasi yang disalurkan oleh masyarakat umum, kawan-kawan alumni, maupun para dermawan melalui rekening resmi kepedulian bencana dikelola berdasarkan mekanisme administrasi yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan
secara terbuka (accountable).
Pihak PP PMKRI menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, donatur, alumni PMKRI dari berbagai daerah, serta masyarakat luas yang telah menyisihkan rezekinya dan mempercayakan penyaluran bantuan
kemanusiaan melalui aksi “Solidaritas Flores”.
Penyaluran bantuan logistik tahap awal yang dilaksanakan di wilayah Manggarai dan persiapan pengerahan tim menuju Kabupaten Nagekeo merupakan bagian integral dari skema jangka panjang tanggap darurat dan pemulihan pascabencana yang dirancang
oleh Satgas PP PMKRI.
Ke depan, selain pemenuhan bahan pangan dasar, Satgas PMKRI juga mengkaji program pendampingan psikososial (trauma healing) bagi anakanak serta bantuan pemulihan sarana dasar warga.
PMKRI mengimbau seluruh elemen bangsa, instansi swasta maupun pemerintah, serta para dermawan di mana pun berada untuk terus menjaga dan memperluas rantai solidaritas kemanusiaan ini.
Bantuan dan perhatian yang dialirkan hari ini adalah cikal bakal harapan bagi saudara-saudara terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur untuk
bangkit kembali menatap masa depan.
Bagi masyarakat, alumni, organisasi, maupun lembaga yang ingin mengambil bagian, berkolaborasi, atau menyalurkan donasi dalam aksi kemanusiaan Bencana Gempa Flores bersama PP PMKRI, dapat menyalurkannya melalui kanal resmi berikut:
1.Posko Utama / Drop Bantuan Logistik:Margasiswa PP PMKRI Jl. Dr. GSSJ Ratulangi No.1, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10350
2.Rekening Donasi Resmi:Bank BRI No. Rekening: 166401004459507 Atas Nama: Dawita Rama.
3.Konfirmasi Donasi & Layanan Informasi (Narahubung):
Febrian Muda (Koordinator Nasional Satgas PP PMKRI): 0812-1144-1522
Dawita Rama (Koordinator Dana Satgas PP PMKRI): 0813-4149-4793
Email Resmi: pmkripenguruspusat@gmail.com
“Religio Omnium Scientiarum Anima”
“Pro Ecclesia et Patria”












