GD.ID, Jakarta– Bank Mandiri kembali menegaskan perannya sebagai BUMN sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan dan kemandirian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Komitmen ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam berbagai program strategis pemerintah yang berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan di berbagai wilayah.
Peran tersebut dijalankan secara konsisten lewat pendekatan terintegrasi yang mencakup penyaluran pembiayaan, pendampingan usaha, hingga pengembangan ekosistem keuangan.
Seluruh upaya ini dirancang untuk membantu UMKM tumbuh lebih produktif serta memiliki daya saing yang berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyampaikan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan merupakan bagian penting dari mandat perseroan sebagai agen pembangunan.
Melalui dukungan yang terukur dan menyeluruh, Bank Mandiri berupaya menghadirkan dampak nyata yang bisa langsung dirasakan oleh pelaku usaha maupun masyarakat luas.
“UMKM merupakan pilar utama dalam menopang ekonomi kerakyatan. Untuk itu, Bank Mandiri mengintegrasikan pembiayaan inklusif, pendampingan usaha, dan penguatan ekosistem sebagai satu kesatuan pendekatan untuk memperluas kapasitas usaha para pelaku UMKM,” ujar Riduan, dalam keterangan resminya, Jumat (23/0/2026).
Agar manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan hingga tingkat lokal, Bank Mandiri juga aktif menginisiasi serta menjalin kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat desa.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan pemerataan pertumbuhan ekonomi.
Salah satu wujudnya adalah penguatan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA).
Inisiatif ini terintegrasi dengan program strategis nasional, termasuk penguatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Program Makan Bergizi Gratis.
Buka lebih dari 3.700 rekening tabungan BUMDES dan BUMDESMA.
Melalui dukungan tersebut, hingga kini Bank Mandiri telah membuka lebih dari 3.700 rekening tabungan BUMDES dan BUMDESMA.
Selain itu, perseroan juga mengelola lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih serta menyalurkan kredit kepada 147 mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis guna mendukung kelancaran transaksi, tata kelola keuangan, dan keberlanjutan program di tingkat desa.
Di sisi pemberdayaan masyarakat, Bank Mandiri menjalankan program Mandiri Sahabat Desa.
Di sisi pemberdayaan masyarakat, Bank Mandiri menjalankan program Mandiri Sahabat Desa.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa melalui penguatan ekonomi, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan keterampilan.
Hingga saat ini, Mandiri Sahabat Desa telah menjangkau lebih dari 1.000 kepala keluarga di ratusan desa.
Implementasinya meliputi pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan infrastruktur desa, dengan rincian penerima manfaat antara lain 800 orang pada program pemberdayaan masyarakat desa, 500 penerima manfaat penanggulangan stunting.
350 penerima manfaat peningkatan sarana desa tertinggal, serta 100 penerima manfaat pemberdayaan kelompok masyarakat perkebunan.
Sejalan dengan berbagai inisiatif tersebut, Bank Mandiri terus memperluas akses pembiayaan bagi segmen UMKM sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusivitas keuangan.
Sejak Januari hingga November 2025, penyaluran kredit UMKM Bank Mandiri telah mencapai Rp74,9 triliun.
Capaian tersebut ditopang oleh strategi jemput bola untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.








