GD. ID, JAKARTA— Camat Koja, Toto Bondan, menegaskan pentingnya peran Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) sebagai jembatan aspirasi antara masyarakat dan pemerintah, khususnya di wilayah Kelurahan Tugu Selatan.
Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama LMK, menyusul dilantiknya Ahmad Muhidin sebagai LMK Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2025–2029.
Dalam keterangannya, Camat Koja menyampaikan harapan agar Ahmad Muhidin, yang merupakan purnabakti ASN, dapat menjalankan perannya secara maksimal karena dinilai sudah berpengalaman berhadapan langsung dengan masyarakat.
“Beliau ini purna dari ASN, jadi bukan hal baru berhadapan dengan masyarakat. Kita berharap Pak Ahmad Muhidin bisa berperan maksimal,” ujar Toto Bondan. Saat dikonfirmasi gentademokrasi.id, di Kantor Kelurahan, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).
PR LMK: Mendengar Aspirasi, Bukan Menghindari Suara Warga
Camat Koja juga menegaskan bahwa pekerjaan rumah (PR) utama LMK adalah menjalankan amanat peraturan dengan benar, terutama dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat.
Menurutnya, suara warga yang keras bukan untuk dihindari, melainkan harus didengar hingga substansi aspirasinya tersampaikan.
“Kalau ada masyarakat yang teriak-teriak, jangan dihindari. Dengarkan sampai aspirasinya. Karena mereka bicara keras biasanya karena merasa tidak didengar,” tegasnya.
Dorong Pembangunan Non-Fisik dan Sosial
Selain itu, Toto Bondan menyoroti pola pembangunan yang selama ini masih terlalu berfokus pada fisik, terutama dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Ia meminta para RT dan LMK ke depan mulai mendorong pembangunan sosial dan non-fisik, yang berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Jangan hanya pembangunan fisik. Kita juga perlu pembangunan sosial, bagaimana membangun masyarakat agar lebih sejahtera,” katanya.
Ahmad Muhidin: Ingin Mengabdi dan Masyarakat Lebih Tahu Program Pemerintah
Sementara itu, Ahmad Muhidin menjelaskan bahwa motivasinya menjadi LMK adalah untuk mengabdi kepada masyarakat dan membantu wilayah agar lebih maju dan berkembang, khususnya di RW 05 Kelurahan Tugu Selatan.
“Saya ingin mengabdi kepada masyarakat, membantu wilayah supaya lebih maju, berkembang, dan membantu masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sejumlah persoalan krusial di wilayah, seperti banjir, kesejahteraan masyarakat, serta minimnya pemahaman warga terhadap program-program pemerintah dan sumber daya yang tersedia.
“Masalah banjir kemarin, kesejahteraan masyarakat, dan juga soal sumber daya yang masih kurang. Itu perlu disosialisasikan, supaya masyarakat tahu ada program-program yang bisa dimanfaatkan,” jelas Ahmad Muhidin.
Dengan pelantikan LMK PAW ini, diharapkan peran LMK di Kelurahan Tugu Selatan semakin aktif, responsif, dan benar-benar menjadi ruang musyawarah warga yang hidup dan berdampak nyata. (ANW)












