Jalani Misi Kemanusiaan di Kabupaten Gayo Lues, PMI Jakarta Utara Berangkatkan 21 Relawan

GD.ID, Jakarta-Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat melepas sebanyak 21 relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Utara yang akan menjalankan operasi kemanusiaan di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, mulai Jumat (09/01/2026).

Selama 21 hari ke depan, para relawan akan bertugas di wilayah yang terdampak banjir bandang dan longsor. Pelepasan relawan dilakukan di Ruang VIP Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (8/1).

Hendra Hidayat mengingatkan para relawan agar selalu waspada mengingat kondisi di lokasi masih tergolong ekstrem. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

“Sampai saat ini, kondisi di sana masih sangat ekstrem sehingga harus selalu waspada dan berhati-hati. Pesan saya, jaga kesehatan karena ada tanggung jawab fisik dan moral yang akan dihadapi di sana,” ungkapnya.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh tim relawan PMI.

“PMI luar biasa karena tidak semua orang bisa tergerak hatinya untuk membantu sesama yang sedang mengalami kesusahan,” ujarnya didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Andri.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga berpesan agar para relawan menjaga sikap selama bertugas, mulai dari menjaga kesehatan, menggunakan bahasa yang baik, menjalin koordinasi dengan warga setempat, hingga menghormati alam dan lingkungan sekitar.

“Ini adalah misi kemanusiaan yang luar biasa, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Semoga seluruh relawan dapat bertugas dengan aman dan kembali dengan selamat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Jakarta Utara, Rijal menjelaskan bahwa tim relawan akan menempuh perjalanan darat menuju Kabupaten Gayo Lues. “Kami telah mempersiapkan seluruh kebutuhan, termasuk mengerahkan kekuatan tim relawan agar dapat saling membantu selama menjalankan tugas kemanusiaan di lokasi bencana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *