Kabar Duka: Ketua Umum DPP FORSA H. Kuswanto Berpulang, Owner Alexa Records Persembahkan Lagu Khusus.

GD.ID, Jakarta – Dunia musik dangdut dan keluarga besar penggemar Rhoma Irama (Forsa) tengah diselimuti duka mendalam. Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Ketua Umum DPP FORSA (Fans Of Rhoma And Soneta), H. Kuswanto, dikabarkan tutup usia di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus pada pukul 23.58 WIB.

Kepergian sosok yang dikenal gigih memajukan ekosistem penggemar Soneta ini meninggalkan kesedihan bagi banyak pihak, termasuk keluarga besar Alexa Records, media Otoritas Infotainment, serta komunitas Wartawan Bersatu Berita Indonesia.
Doa dan Harapan untuk Almarhum
Segenap jajaran manajemen dan kru menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.

“Teriring doa semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima amal ibadah beliau, mengampuni segala kesalahan, serta memberikan tempat terbaik dan mulia di sisi-Nya. Allahummaghfirlahuu, Warhamhuu, Wa’afiihi, Wa’fuanhuu. Aamiin Allahumma Aamiin,” ungkap perwakilan manajemen.

Dedikasi Lewat Karya: Lagu “Kematian Akan Datang”
Ardian S Perkasa, selaku Owner Alexa Records sekaligus bagian dari divisi media Otoritas Infotainment, merasa sangat kehilangan atas kepergian H. Kuswanto dan juga almarhum H. Ranu (Sekjen Forsa). Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Ardian menciptakan sebuah lagu religi berjudul “Kematian Akan Datang”.

Lagu ini diciptakan sebagai pengingat bagi setiap insan bahwa maut adalah kepastian yang tidak bisa dihindari. Ardian berharap karya ini dapat menyentuh hati pendengar dan menjadi amal jariyah bagi almarhum.

Lagu ini adalah pengingat bahwa kematian pasti datang kepada setiap manusia. Saya berharap lagu ini bisa dilantunkan oleh Sang Raja Dangdut, H. Rhoma Irama beserta Soneta Group,” ujar Ardian S Perkasa.

Lirik Lagu: Kematian Akan Datang
Ciptaan/Arranger: Ardian S Perkasa Kandidat Penyanyi: H. Rhoma Irama.

Lirik lagu tersebut sarat akan pesan moral dan dakwah, mengajak pendengar untuk memperbanyak bekal amal sebelum ajal menjemput. Salah satu bait dalam Chorus berbunyi:

“Ketika datangnya kematian, tertolaklah semua permintaan. Mari tingkatkan keimanan, bertaqwalah kepada Tuhan, menjauhi segala larangan-Nya, menjalani segala perintah-Nya.”
Ardian menutup pernyataannya dengan pesan yang menyentuh untuk kedua sahabatnya tersebut. “Lagu ini spesial untuk Alm. H. Ranu dan Alm. H. Kuswanto. Surga tempat terbaikmu, kawan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *