GD.ID, Jakarta– PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menggelar audiensi bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla, di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, pada Jumat (30/1/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PELNI Tri Andayani yang didampingi Direktur SDM dan Umum PELNI Heri Purnomo serta Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto.
Direktur Utama PELNI Tri Andayani yang akrab disapa Anda menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara BUMN dan TNI, khususnya dalam mendukung tata kelola keamanan dan keselamatan pelayaran di lingkungan operasional PELNI.
“Kami berterima kasih kepada KASAL beserta jajarannya atas kesempatannya untuk bersilaturahmi dan berdiskusi terkait dukungan TNI AL dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran. Kami percaya kolaborasi ini akan semakin memperkuat konektivitas nasional,” ujar Anda.
Bentuk sinergi antara PELNI dan TNI Angkatan Laut diwujudkan melalui penugasan personel TNI AL di berbagai aktivitas operasional PELNI.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 377 personel TNI AL tercatat terlibat dalam 111 voyage pengamanan di atas kapal PELNI yang mencakup pendampingan pada 14 armada.
Setiap voyage didukung oleh 3–5 personel TNI AL, dan pada masa peak season jumlah personel dapat ditambah hingga 6 orang per voyage.
Dukungan TNI AL tidak hanya dilakukan di atas kapal, tetapi juga di wilayah darat melalui penempatan personel sebagai perwira penghubung.
Saat ini, terdapat 1 personel Perwira Tinggi (Pati) yang bertugas di Kantor Pusat PELNI, serta 4 personel Perwira Menengah (Pamen) di kantor cabang. Selain itu, sebanyak 380 personel TNI AL ditempatkan di 43 cabang PELNI dan 32 personel lainnya bertugas di 13 Terminal Point PELNI.
Anda menegaskan bahwa seluruh penugasan tersebut dijalankan melalui koordinasi yang solid antara TNI AL dan PELNI, serta akan terus dievaluasi secara berkala agar tetap efektif dan sejalan dengan tujuan bersama.
“Kami optimis sinergi ini akan mewujudkan PELNI yang semakin aman, profesional dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran strategis transportasi laut dalam mendukung pembangunan nasional,” tambah Anda.
Melalui kerja sama yang erat dengan TNI Angkatan Laut dan para pemangku kepentingan terkait, PELNI berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola keamanan dan keselamatan pelayaran, sekaligus meningkatkan ketahanan transportasi maritim nasional guna mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Nusantara.
