GD.ID, Jakarta– Genre horor tanah air kembali mendapatkan suntikan energi baru. Film terbaru berjudul Juminten Edan, garapan Mercusuar Films bekerja sama dengan Digital Frame Production, baru saja menggelar Gala Premier yang meriah di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/7/2026).
Suasana hangat bercampur ketegangan menyelimuti pemutaran perdana film ini. Film yang disutradarai oleh duet Dedy Mercy dan Jonathan Ozoh ini berhasil memukau para tamu undangan, termasuk sejumlah tokoh penting industri perfilman Indonesia yang hadir langsung.
Lebih dari Sekadar Horor Biasa
Juminten Edan bukan sekadar suguhan horor dengan jump scare yang mengejutkan. Film ini membawa kedalaman cerita yang jarang disentuh, yakni mengangkat sosok perempuan disabilitas bernama Juminten (diperankan secara memukau oleh Meisya Amira) yang terjebak dalam trauma masa lalu yang kelam.
Tak hanya horor, film ini juga menyisipkan miniatur masalah sosial dalam keluarga, serta dibalut dengan keindahan sinematografi yang menonjolkan panorama pariwisata Indonesia. Di balik teror yang mencekam, penonton akan diajak merenung tentang makna kesetiaan, keyakinan, ego, hingga pentingnya kejujuran dan ketulusan. Pesan moralnya sangat kuat: ilmu ikhlas adalah kunci kehidupan.
Sinopsis Singkat: Kepulangan yang Berujung Petaka
Kisah bermula saat Juminten, seorang perempuan tuna wicara, kembali ke kampung halamannya setelah 8 tahun merantau bersama sang suami, Manto (Dimas Aditya), dan anaknya, Saskia (Sharon Jovian).
Kepulangan mereka awalnya disambut dengan sukacita oleh keluarga besar. Namun, kebahagiaan itu perlahan berubah menjadi mimpi buruk. Juminten mulai menunjukkan perilaku tak wajar. Ia kerap terjebak dalam kondisi di luar kesadaran, bahkan terobsesi untuk mencelakai suami, anak, hingga keluarga dekatnya. Apakah ini murni gangguan mental akibat trauma masa lalu, atau ada kekuatan jahat yang mengintai? Keselamatan warga pulau kini menjadi taruhannya.
Dihadiri Tokoh Perfilman Tanah Air
Acara Gala Premier ini dihadiri oleh deretan insan film kenamaan yang memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas Juminten Edan. Tampak hadir Ardian S. Perkasa, sutradara, penulis skenario, sekaligus pemilik rumah produksi Sinema Alexa Films Productions yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Senias Sutradara Film dan Televisi Indonesia (SSFTI).
Selain itu, turut hadir Sutradara Jhon De Rantau, Sutradara Aria Kusuma Dewa, Sutradara Ungke Kaumbur,Sutrardara Nanang Istiabudi, Sutradara Acha Hasanuddin,Sutradara Deppi Herlambang,sutradara Ibnu Agha bersama istri Ade Irma F., Fajar Umbara, serta Tb. M. Satya beserta istri, Kray Wulan dari Soultan Pictures. Kemeriahan acara juga diramaikan oleh kehadiran Icha Mawwadah dari Forsa jakarta utara, Jenny Kobe dan rekan-rekan lainnya yang tampak antusias menyaksikan mahakarya ini.
Daftar Pemeran Papan Atas
Kesuksesan film ini juga tidak lepas dari akting luar biasa para pemainnya:
Meisya Amira sebagai Juminten
Dimas Aditya sebagai Manto
Anne J. Coto sebagai Salma
Kukuh Prasetyo sebagai Marlan
Deden Bagaskara sebagai Kadir
Bambang Oeban sebagai Kakek Juminten
Serta didukung oleh Wina Marrino, Sharon Jovian, Teguh Julianto, Wanto Cacing, Feril Ali, dan Maria Lituhayu.
Catat Tanggal Mainnya!
Film Juminten Edan siap menebar teror di bioskop seluruh Indonesia mulai 23 Juli 2026. Jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan perpaduan budaya, drama keluarga, dan horor yang dikemas secara apik ini.
Segera jadwalkan kunjungan Anda ke XXI terdekat dan bersiaplah untuk terpaku di kursi bioskop. Juminten Edan—sebuah tontonan wajib bagi pecinta film nasional tahun ini!
Produksi: Mercusuar Films, Digital Frame Production
Sutradara: Dedy Mercy, Jonathan Ozoh
Produser: Dedy Mercy
Penulis: Alim Sudio
Genre: Horor/Drama
Koreo Ozoh Stunt
