GD. ID, JAKARTA— Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Tipar Timur RT 011/04 dan RT 015/04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan oleh petugas gabungan.
Berdasarkan data asesmen PSKB Kota Jakarta Utara, sebanyak 5 rumah terdampak dalam peristiwa ini, dengan rincian 5 rumah di RT 011/04 dan 4 rumah di RT 015/04. Dari jumlah tersebut, satu rumah mengalami kerusakan berat hingga habis terbakar, sementara delapan lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Sebanyak 14 Kepala Keluarga (KK) atau total 47 jiwa terdampak akibat kebakaran ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik yang dipicu oleh instalasi atau terminal listrik di salah satu rumah warga.
Ketua RW 04 Semper Barat, Djumadi yang akrab disapa Uje, menyampaikan bahwa api diduga muncul akibat gangguan pada instalasi listrik dan berdampak luas pada lingkungan warga.
“Informasi dari warga, kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik. Total ada sembilan rumah yang terdampak, dengan satu rumah yang terbakar habis dan lainnya mengalami kerusakan cukup parah,” ujar Uje. Di kejadian, Semper Barat, Cilincing Jakarta Utara, (29/3/2026)
Ia juga menyampaikan harapan warga kepada pemerintah agar segera memberikan bantuan bagi korban terdampak.
“Kami berharap dari Sudin Sosial bisa memberikan bantuan, baik kebutuhan pangan maupun material untuk perbaikan rumah. Karena warga sangat membutuhkan bantuan pasca kejadian ini,” tambahnya.
Dalam penanganan kebakaran ini, sejumlah unsur dikerahkan, di antaranya 5 unit mobil pemadam kebakaran dari Sudin PKP Jakarta Utara, petugas PLN, AGD PK3D, BPBD, Satpol PP, PMI, Polsek, Koramil, PPSU, serta personel dari Dinas Sosial dan TAGANA.
Lurah Semper Barat juga turut hadir di lokasi untuk memastikan kondisi warga serta melakukan koordinasi penanganan lanjutan.
Saat ini, situasi di lokasi dilaporkan telah kondusif dan aman. Namun, warga terdampak masih membutuhkan bantuan lanjutan untuk pemulihan tempat tinggal mereka. (ANW)












