GD. ID, JAKARTA– Organisasi kemasyarakatan Forum Betawi Rempuk (FBR) Gardu 0235 menggelar kegiatan sosial di bulan suci Ramadhan berupa pasar murah, santunan anak yatim, pembagian takjil, serta buka puasa bersama di RW 01, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Kepala Bidang Tenaga Kerja FBR, Abdul Rozak, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang dilakukan FBR sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Kegiatan ini tiap tahun kita lakukan. Sekarang teman-teman FBR mengadakan kegiatan berbuka puasa bersama yang dibarengi santunan yatim dan berbagi takjil. Tadi siang juga kita sudah melaksanakan pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Abdul Rozak. Saat dikonfirmasi genta demokrasi. id, di Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, (5/3/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan yang digelar oleh FBR Gardu 0235 tersebut telah dikoordinasikan dengan Koordinator Wilayah Jakarta Utara serta pimpinan pusat FBR.
“Alhamdulillah kita sudah koordinasi dengan Korwil Jakarta Utara dan pimpinan pusat, responnya sangat bagus. Kita ingin kegiatan ini menjadi contoh bagi teman-teman FBR yang lain bahwa kita bisa mengadakan kegiatan yang sangat positif untuk masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan santunan tersebut, panitia menyiapkan bantuan untuk sekitar 40 hingga 50 anak yatim yang kemudian dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama.
Selain itu, pasar murah yang digelar sejak siang hari menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, telur hingga daging dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Kita jual daging dengan harga Rp115 ribu per kilogram, sementara di pasar sekarang sudah Rp150 ribu ke atas, jadi kita jual di bawah harga pasar agar masyarakat bisa terbantu,” jelasnya.
Kegiatan ini juga terlaksana berkat kolaborasi antara FBR dengan **Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 01 Kelurahan Tugu Selatan.
Melihat tingginya antusias masyarakat, panitia bahkan berencana kembali membuka bazar daging murah pada hari Senin mendatang karena stok pada kegiatan sebelumnya sempat habis diserbu warga.
“Tidak ada persyaratan khusus untuk membeli daging murah ini. Kita justru ingin membantu masyarakat dengan memberikan harga khusus,” tutup Abdul Rozak. (ANW)
