Aktivis Jakarta Utara Desak KSOP dan Pelindo Bertransformasi, Soroti Keselamatan dan Kesejahteraan Warga


GD. ID, JAKARTA — Aktivis Jakarta Utara, Munawar, menegaskan bahwa Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta PT Pelindo harus memberikan perhatian serius terhadap masyarakat yang hidup di sekitar kawasan pelabuhan. Menurutnya, warga sekitar merupakan pilar utama yang menopang keberadaan dan keberlangsungan kota pelabuhan.

“KSOP dan Pelindo harus menyadari bahwa masyarakat sekitar pelabuhan adalah pengusung dan pendukung utama kota pelabuhan. Karena itu, pemberdayaan ekonomi lokal dan penyediaan lapangan kerja yang berkelanjutan wajib menjadi bagian dari kebijakan pelabuhan,” ujar Munawar, Rabu (8/1).

Ia menekankan bahwa pelabuhan tidak boleh hanya diposisikan sebagai pusat logistik semata, tetapi juga harus menghadirkan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar. Transformasi kebijakan, kata dia, harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan warga.
“KSOP dan Pelindo harus bertransformasi menjadi mesin mensejahterakan, bukan justru menjadi mesin pembunuh,” tegasnya.

Munawar juga menyoroti tingginya angka kecelakaan di kawasan pelabuhan yang telah menimbulkan korban jiwa. Insiden seperti pengendara maupun pejalan kaki yang tertabrak kendaraan kontainer yang tidak terkontrol dinilainya sebagai persoalan mendesak yang tidak boleh lagi diabaikan.

“Kecelakaan yang merenggut nyawa manusia di kawasan pelabuhan menunjukkan lemahnya pengawasan dan tata kelola keselamatan. Ini harus segera dihentikan,” katanya.

Atas kondisi tersebut, Munawar menegaskan tuntutan agar Kepala KSOP dan Direktur Utama Pelindo dicopot dari jabatannya. Ia menilai, kedua posisi strategis tersebut harus diisi oleh individu yang memiliki integritas, komitmen, serta kemampuan manajerial yang kuat.

“Kami menegaskan Kepala KSOP dan Dirut Pelindo harus diganti dengan figur yang mampu mengelola pelabuhan secara profesional, berkeadilan, dan berpihak pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkas Munawar.

Ia berharap langkah tegas tersebut dapat menjadi awal perubahan signifikan, sehingga pengelolaan pelabuhan tidak hanya menguntungkan pengelola, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar sebagai bagian penting dari pembangunan kota pelabuhan yang modern dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *