DPRD DKI Minta Genangan Air di Lapangan Kobra Diatasi

GD.ID, Jakarta-Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggi Arando Siregar meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatasi genangan air di lapangan kobra, Kelurahan Rawa Badak Selatan (RBS), Koja, Jakarta Utara.

“Lapangan yang dulu jadi pusat aktivitas warga kini tergenang seperti kolam. Ini tidak boleh dibiarkan,” ujar Anggi dalam rapat kerja Komisi E bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Rabu (8/07/2026).
Menurut politisi Gerindra itu, genangan yang terjadi sejak beberapa tahun terakhir tidak hanya menghilangkan ruang olahraga warga. Namun berpotensi juga memicu persoalan kesehatan dan sosial di lingkungan sekitar.

Pemprov DKI tidak boleh terus menjadikan status lahan milik PT Pertamina sebagai alasan untuk menunda penanganan. Koordinasi dengan pemilik lahan tetap dapat dilakukan jika pemerintah memiliki kemauan.

“Jangan jadikan status lahan sebagai alasan untuk tidak bertindak,” tegas Anggi.

Berdasarkan laporan warga, ungkap dia, Lapangan Kobra mulai tergenang sejak 2017, usai pembangunan fasilitas umum di RW 09.

Proyek tersebut hanya meninggikan badan jalan tanpa membangun sistem drainase yang memadai. Akibatnya, air terus menggenangi lokasi tersebut.

Karena itu, ia mengingatkan, perubahan nama kawasan Tanah Merah menjadi Tanah Harapan harus dibarengi dengan perbaikan nyata bagi masyarakat.

“Jangan berhenti di perubahan nama. Warga butuh solusi nyata,” kata Anggi.

Dia meminta Pemprov DKI memperlakukan warga Tanah Merah secara setara dengan masyarakat Jakarta lainnya. Tidak hanya hadir pada momentum politik.

“Warga Tanah Merah adalah bagian dari Jakarta,” tandas Anggi.

Pemerintah tetap memiliki tanggung jawab menghadirkan fasilitas publik yang layak meski lahan bukan milik Pemprov.

Sejumlah sarana olahraga di bawah jalan layang yang berdiri di atas aset nonpemda menjadi bukti bahwa solusi dapat diwujudkan melalui kolaborasi.

“Solusi selalu ada kalau pemerintah serius bekerja,” pungkas Anggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *