Gerakan Rakyat Jakarta Utara Perkuat Konsolidasi, Mantapkan Arah Menuju Partai Politik

GD. ID, JAKARTA— Gerakan Rakyat terus mematangkan langkah strategisnya. Ketua DPW Gerakan Rakyat DKI Jakarta, Biem T. Benjamin, secara resmi menerima jajaran pengurus Gerakan Rakyat DPD Jakarta Utara beserta Berita Acara Hasil Rapat Pleno Diperluas, sebagai penanda penting penguatan konsolidasi organisasi di tingkat daerah.

Momentum ini tidak sekadar bersifat administratif, tetapi menjadi simbol keseriusan Gerakan Rakyat dalam menata struktur, menyatukan barisan, serta mengarahkan gerakan menuju fase baru: transformasi menjadi partai politik yang lahir dari kekuatan organisasi rakyat.

Rapat Pleno Diperluas yang digelar sebelumnya dipimpin oleh Yusron Jainuri, didampingi Irian Jaya Asdan dan Jamal Asgar, dengan agenda utama memperkuat kepemimpinan dan tata kelola organisasi. Forum pleno secara bulat menyepakati pembentukan Tim Formatur sebagai motor penggerak konsolidasi dan restrukturisasi kepengurusan di tingkat DPD hingga DPC.

Dalam pleno tersebut, peserta menetapkan Juharto Harianja, S.H. sebagai Ketua Tim Formatur.

Ia dipercaya memegang mandat strategis untuk mengonsolidasikan seluruh potensi organisasi, menyatukan kekuatan kader, serta menyiapkan kerangka kerja politik yang terukur dan berkesinambungan dalam rangka proses pendirian partai politik Gerakan Rakyat.

Ketua DPW Gerakan Rakyat DKI Jakarta, Biem T. Benjamin, menegaskan bahwa konsolidasi daerah merupakan pilar utama dalam membangun kekuatan politik yang kokoh dan berdaya tahan.

Menurutnya, partai politik yang kuat hanya dapat lahir dari organisasi yang solid, teruji, dan memiliki kedekatan nyata dengan rakyat.

“Transformasi ini harus berangkat dari bawah, dari kerja-kerja organisasi yang nyata, terstruktur, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya. Saat di temui gentademokrasi. id, di Jakarta (2/2/2026).

Dengan terbentuknya Tim Formatur dan diterimanya hasil pleno oleh DPW, Gerakan Rakyat Jakarta Utara kini memasuki fase penting penataan internal dan penguatan basis.

Langkah ini menegaskan komitmen organisasi untuk bergerak secara terarah, kolektif, dan progresif, menjadikan Gerakan Rakyat bukan sekadar wadah aspirasi, tetapi kekuatan politik alternatif yang siap mengambil peran dalam dinamika demokrasi nasional. (ANW)

Exit mobile version