GD. ID, JAKARTA– Warga RW 04 Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, mengeluhkan aktivitas yang diduga dilakukan oleh PT Star Sparta Indonesia. Aktivitas tersebut dinilai telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar, terutama terkait pengurukan lahan menggunakan tanah merah yang membuat kondisi jalan menjadi becek dan kotor.
Menurut keterangan warga, kendaraan pengangkut tanah merah kerap keluar masuk kawasan tersebut. Material tanah yang jatuh ke badan jalan membuat Jalan Logistik menjadi licin dan berlumpur, terutama saat hujan turun.
Kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengganggu aktivitas warga yang melintas setiap hari.
Selain persoalan tanah merah yang membuat jalan becek, warga juga menyoroti parkir kendaraan yang dinilai tidak tertata. Sejumlah kendaraan disebut sering diparkir di badan Jalan Logistik sehingga membuat kondisi lalu lintas terlihat semrawut dan mempersempit akses jalan.
“Kalau hujan jalan jadi becek karena tanah merah yang berceceran. Ditambah lagi mobil-mobil parkir di pinggir jalan, jadi makin sempit dan semrawut,” ungkap salah satu warga RW 04 Tugu Selatan. (13/3/2026)
Warga berharap pihak perusahaan yang diduga melakukan aktivitas tersebut dapat lebih memperhatikan dampak lingkungan serta ketertiban di sekitar lokasi.
Selain itu, warga juga meminta aparatur wilayah dan instansi terkait untuk turun melakukan pengecekan serta penertiban agar aktivitas yang berlangsung tidak merugikan masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak yang diduga terkait dalam aktivitas tersebut maupun aparatur wilayah setempat belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga di kawasan Jalan Logistik, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara. (ANW)
