GD.ID, Depok— Insan perfilman tanah air kembali kehilangan salah satu figur pentingnya. Sutradara dan penulis skenario senior Indonesia, Hj. Ida Farida, telah berpulang ke rahmatullah pada Kamis, 3 September 2026
Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Jenazah almarhumah saat ini disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jl. Rebana No. 73, Depok Dua Tengah, setelah sebelumnya sempat mendapatkan penanganan medis di RS Sentra Medika.
“Mohon dimaafkan segala dosa dan kekhilafan almarhumah semasa hidupnya. Semoga almarhumah husnul khatimah, diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar perwakilan keluarga.
Lahir di Rangkasbitung, Banten, pada 5 Mei 1938, Hj. Ida Farida merupakan salah satu srikandi penting dalam sejarah industri perfilman dan pertelevisian Indonesia. Mengawali kariernya sebagai pencatat naskah, ia kemudian aktif berkarya sebagai sutradara dan penulis skenario sejak akhir dekade 1970-an hingga 1990-an
Sebagai seorang perempuan di balik kursi sutradara, Ida Farida dikenal konsisten melahirkan karya-karya kuat yang kerap mengangkat sudut pandang serta kisah-kisah perempuan. Puncak prestasi tertingginya diraih pada Festival Film Indonesia (FFI) 1989, di mana ia sukses memenangkan penghargaan bergengsi Piala Citra untuk kategori Penulis Skenario Terbaik melalui film Semua Sayang Kamu.
Tidak hanya sukses di layar lebar nasional, kiprahnya juga merambah kancah internasional ketika ia dipercaya menggarap film di Malaysia pada tahun 1985, termasuk film Suara Kekasih yang sukses di pasaran. Sekembalinya ke tanah air, ia turut ambil bagian dalam melahirkan serial televisi legendaris Indonesia, Si Doel Anak Sekolahan, dengan menyutradarai 12 episode pertamanya. Kepergian almarhumah meninggalkan jejak dan warisan yang mendalam bagi perkembangan seni peran, sinema, serta dunia penulisan skenario di Indonesia.












