GD.ID, JAKARTA- Erick Frendriz, Kapolres Metro Jakarta Utara, menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Hal itu disampaikannya saat memimpin apel dan patroli malam di RW 01 Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, sebagai langkah konkret antisipasi tawuran remaja dan gangguan kamtibmas lainnya.
Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan bahwa pola patroli selama Ramadan diubah secara signifikan.
Jika sebelumnya patroli lebih dominan dilakukan pada siang dan sore hari, kini fokus utama diarahkan pada waktu-waktu rawan, yakni saat ngabuburit dan menjelang sahur.
“Hari ini adalah kegiatan rutin kita selama bulan puasa. Tidak hanya Sabtu dan Minggu, tapi setiap hari kita akan keliling. Pola patroli kita ubah, sekarang lebih dominan malam hari, khususnya saat ngabuburit dan menjelang sahur. Karena berdasarkan pemetaan, kejadian tawuran dan gangguan lain sering terjadi pada waktu tersebut,” tegasnya. Saat dikonfirmasi, genta demokrasi. id, di Kawasan RW 01 Semper Barat, Cilincing , Jakarta Utara, Sabtu Malam (21/2/2026).
Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat, seraya mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.
Libatkan TNI, Satpol PP, dan Elemen Masyarakat
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polres Metro Jakarta Utara tidak bekerja sendiri. Sinergi dilakukan dengan unsur TNI, Satpol PP, serta elemen masyarakat termasuk organisasi kemasyarakatan.
Sebanyak 13 titik rawan di wilayah Jakarta Utara menjadi prioritas pemantauan.
Di setiap kecamatan telah disiapkan pos pantau sebagai pusat siaga bersama.
“Di pos pantau itu teman-teman dari berbagai elemen siaga bersama. Ada unsur TNI, Polri, dan masyarakat. Sambil berkumpul, ngopi, atau nongkrong, tapi tetap menjaga wilayahnya masing-masing,” jelas Kapolres.
Tegas Proses Hukum Pelaku Tawuran
Kapolres menegaskan bahwa upaya ini bersifat preventif, dengan tujuan utama mencegah terjadinya tawuran yang dapat menimbulkan luka berat bahkan korban jiwa.
Namun, jika tetap ditemukan pelanggaran hukum, khususnya membawa senjata tajam, pihaknya tidak akan ragu melakukan tindakan tegas.
“Apabila ditemukan membawa senjata tajam, kita proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada toleransi. Kita tidak ingin Jakarta Utara dianggap daerah rawan. Jika dibiarkan, itu akan menjadi efek buruk bagi yang lain,” tegasnya.
Apel di RW 01 Semper Barat, Sinergi Aparat dan Pemerintah
Apel pengamanan yang digelar di RW 01 Semper Barat ini juga dihadiri tokoh masyarakat H. Dali Madali beserta jajaran pengurus RT se-RW 01.
Turut hadir pula Epriyanto selaku Dewan Kota Jakarta Utara perwakilan Kecamatan Cilincing, Riswinanto selaku Lurah Semper Barat, serta Wakil Camat Cilincing.
Kehadiran unsur pemerintah dan tokoh masyarakat tersebut memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan wilayah.
Para tokoh yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap langkah preventif Polres Metro Jakarta Utara, serta siap berkolaborasi menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif selama Ramadan.
Rencana patroli intensif ini dipastikan berlangsung selama satu bulan penuh Ramadan, sebagai bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Utara dalam menciptakan rasa aman dan mencegah aksi tawuran di wilayah hukumnya. (ANW)
