GD.ID, Jakarta– SMA dan SMP Al-Khairiyah 2 berkolaborasi menggelar kegiatan peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan, khususnya melalui pemanfaatan pembelajaran digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Pembina SMP 2 Khairiyah, Hj. Lidyana Sulfi mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan para guru agar mampu mengikuti perkembangan zaman serta memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar.
“Untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran menggunakan digital, tentunya seiring dengan perkembangan zaman. Kita juga harus mulai membiasakan guru-guru dengan perangkat-perangkat ajar digital, terutama menggunakan AI,” ujar Nina (panggilan akrab Hj. Lidyana Sulfi), Jumat (24/8/2026).
Menurutnya, pemanfaatan AI dapat membantu guru dalam menyiapkan berbagai kebutuhan pembelajaran, mulai dari membuat media ajar, menyediakan bahan ajar hingga menyusun materi yang lebih beragam.
Ia menilai, pembelajaran tidak seharusnya hanya terpaku pada buku. Dengan dukungan teknologi, guru dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada peserta didik melalui berbagai sumber pembelajaran.
“AI juga memudahkan guru untuk membuat media ajar, menyediakan bahan ajar dan materi-materi yang tidak terpaku hanya pada sebuah buku. Ini bisa membuka wawasan anak-anak kita dengan berbagai hal,” katanya.
Nina berharap kegiatan kolaborasi SMA dan SMP Al-Khairiyah II tersebut dapat mendorong para guru semakin kreatif, inovatif dan mampu membangun interaksi yang lebih baik dengan peserta didik.
“Harapannya semoga gurunya lebih kreatif, pembelajarannya lebih punya inovasi dan lebih banyak interaksinya kepada murid. Sehingga anak-anak juga lebih mudah mencernanya dan lebih banyak memahami apa yang disampaikan gurunya,” tuturnya.












