GD.ID, jakarta-PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) terus mengakselerasi penguatan daya saing Kawasan Industri Krakatau sebagai ekosistem industri terintegrasi dengan nilai tambah tinggi.
Komitmen tersebut ditandai melalui peresmian fasilitas multifungsi The Level, bersamaan dengan empat proyek strategis lainnya yang dirancang untuk meningkatkan daya tarik kawasan bagi tenant industri, mitra usaha, serta investor global.
Sebagai bagian dari fasilitas The Level, Perseroan menghadirkan lapangan padel pertama di Kawasan Industri Krakatau.
Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga menjadi ruang interaksi antar-tenant.
“Kehadiran fasilitas ini merupakan investasi terhadap human capital sekaligus upaya memperkuat kolaborasi, yang pada akhirnya meningkatkan daya tarik kawasan bagi tenant dan calon investor,” jelas Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan.
Perkuat Produktivitas dan Kolaborasi Kawasan
The Level dirancang sebagai fasilitas multifungsi yang menyinergikan aktivitas bisnis, interaksi antar-tenant, dan gaya hidup modern di tengah kawasan industri.
Dr. Akbar Djohan menegaskan bahwa pengembangan kawasan kini tidak lagi sebatas penyediaan infrastruktur fisik, melainkan juga berfokus pada peningkatan kualitas ekosistem kerja secara menyeluruh.
“Kami membangun Kawasan Industri Krakatau sebagai ekosistem industri terpadu yang memprioritaskan kualitas lingkungan kerja sekaligus kualitas hidup.
“Hal ini krusial karena esensi transformasi industri sejatinya terletak pada manusia sebagai penggerak utama produktivitas,” ungkap Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).
Melalui PT Krakatau Sarana Properti, fasilitas ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah signifikan dan memperkuat daya saing kawasan di mata investor global.
Kawasan Terintegrasi sebagai Value Creator Ekonomi Nasional
Direktur Utama PT Krakatau Sarana Properti, Syafiq Hadi, menyampaikan bahwa proyek-proyek strategis tersebut merupakan bagian penting dari strategi optimalisasi aset dan peningkatan nilai kawasan secara menyeluruh.
“Arah pengembangan kami sangat jelas: membangun kawasan industri yang terintegrasi, adaptif, dan bernilai tambah tinggi.
“Tujuan utamanya adalah untuk secara langsung mendukung produktivitas tenant yang beroperasi di sini, sekaligus meningkatkan daya saing kawasan industri secara keseluruhan,” tegas Syafiq Hadi.
Transformasi Kawasan Industri Krakatau ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat industrialisasi nasional serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Hal tersebut menegaskan peran Krakatau Steel Group sebagai motor penggerak nilai ekonomi kawasan yang berkelanjutan.
Ekspansi Logistik dan Modernisasi Aset Strategis
Sebagai langkah konkret penguatan rantai pasok, PT Krakatau Sarana Properti (PT KSP) meresmikan tambahan lima unit Pergudangan Blok C dengan total luas 5.760 meter persegi.
Fasilitas ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sektor industri dan logistik yang terus berkembang.
Sejalan dengan ekspansi tersebut, Perseroan juga melakukan optimalisasi aset melalui renovasi Mess Billet serta modernisasi Birdie Café dan Lobby Utama Krakatau Water World guna meningkatkan standar layanan bagi seluruh penghuni kawasan.
Peresmian rangkaian proyek strategis ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, dan dihadiri jajaran manajemen Krakatau Steel Group serta para pemangku kepentingan, termasuk Ketua KONI Kota Cilegon Irfan Ali Hakim dan Kepala Seksi TIKIM Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon Budi Irawan.
