GD. ID, JAKARTA— Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, resmi menjalin nota kesepahaman (MoU) kemitraan layanan kesehatan dengan Rumah Sakit Sukmul. Kerja sama ini bertujuan memperkuat pendampingan kesehatan warga, khususnya dalam pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan.
Ketua LMK Papanggo, M. Yamin, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut lahir dari aspirasi dan laporan warga yang disampaikan melalui pengurus RT, RW, serta para kader kesehatan di wilayah Papanggo.
“MoU ini murni atas dasar laporan warga, pengurus RT, RW, dan kader. Kami berharap warga ketika sakit bisa mendapat pendampingan yang maksimal, terutama di rumah sakit yang menerima BPJS,” ujar Yamin.
Ia mengungkapkan, sebelumnya para kader bermitra dengan Rumah Sakit Royal Progress. Namun, sejak 1 Januari 2020, rumah sakit tersebut tidak lagi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga berdampak langsung pada pelayanan warga.
“Terputusnya kerja sama Royal Progress dengan BPJS tentu berdampak bagi warga dan kader. Karena itu kami berupaya mencari mitra baru yang bisa menjamin pelayanan BPJS,” jelasnya.
Upaya tersebut akhirnya disambut positif oleh pihak Rumah Sakit Sukmul. Bahkan, Direktur Utama RS Sukmul, dr. Kemi, secara langsung mengajak LMK dan para kader untuk membangun kemitraan baru demi kepentingan masyarakat.
Sebanyak 24 kader kesehatan dari berbagai wilayah, seperti Papanggo, Kebon Bawang, Warakas, hingga sekitarnya, menyatakan siap dan bangga menjadi bagian dari kader pendamping Rumah Sakit Sukmul.
“Warga cukup datang membawa BPJS yang aktif. Para kader siap mendampingi mulai dari rumah hingga ke rumah sakit,” kata Yamin.
Tak hanya layanan pengobatan, RS Sukmul juga memberikan sejumlah fasilitas tambahan bagi masyarakat. Salah satunya adalah layanan ambulans penjemputan pasien langsung dari rumah bagi warga yang tidak mampu datang sendiri ke rumah sakit.
“Kalau warga terbaring sakit dan tidak bisa berjalan atau menggunakan kendaraan, rumah sakit siap menjemput menggunakan ambulans,” tambahnya.
Selain itu, RS Sukmul juga berkomitmen melakukan pemeriksaan kesehatan gratis ke lingkungan RW, seperti cek gula darah dan kolesterol, sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif.
Yamin menegaskan, layanan RS Sukmul tidak hanya khusus untuk warga Papanggo, melainkan terbuka bagi seluruh warga, khususnya di Kecamatan Tanjung Priok dan Jakarta Utara, bahkan dari luar daerah selama BPJS dalam keadaan aktif.
“Semua diperlakukan sama. Siapa pun, selama BPJS-nya aktif, RS Sukmul siap membantu,” pungkasnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat, manusiawi, dan terjangkau. (ANW)
