Muscab PKB Jakarta Utara 2026: Regenerasi Kepemimpinan, Harapan Tetap Solid dan Kondusif

GD. ID, Jakarta – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa tingkat kota Jakarta Utara menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai untuk periode 2026–2031. Forum yang disebut sebagai musyawarah tertinggi di tingkat cabang ini menandai berakhirnya kepengurusan periode 2021–2026 di bawah Ketua DPC PKB Jakarta Utara, Nurhasan, SE.

Dalam pernyataannya, Nurhasan menegaskan bahwa Muscab harus menjadi ajang demokrasi yang sehat dan bermartabat. Ia berharap seluruh proses berjalan kondusif tanpa konflik internal, sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB.

“Ini forum musyawarah tertinggi di partai tingkat kota. Kepengurusan saya 2021–2026 telah selesai, dan kita akan memiliki kepengurusan baru periode 2026–2031. Semoga Muscab berjalan baik, tidak ada saling menyakitkan, dan tetap kondusif,” ujarnya. Saat dikonfirmasi, Gentademokrasi. id, di Hotel Santika Kelapa Gading, Sabtu siang (18/4/2026).

Menariknya, Nurhasan membuka ruang besar bagi regenerasi kepemimpinan. Ia menyatakan memberi kesempatan kepada kader-kader muda untuk mengambil peran strategis dalam menahkodai PKB Jakarta Utara ke depan.

“Saya memberikan kesempatan kepada kader-kader muda untuk menahkodai PKB Jakarta Utara. Soal terpilih atau tidak, saya serahkan kepada peserta. Kalau pun tidak terpilih, saya akan tetap berkhidmat di PKB,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh kader dan masyarakat Jakarta Utara untuk terus menjaga soliditas dan citra positif partai yang selama ini dinilai sudah baik di mata publik. Nurhasan berharap siapapun yang terpilih nantinya mampu menjaga kekompakan dan membawa PKB menjadi kekuatan politik yang lebih besar.

“Terus jaga dan bina PKB di Jakarta Utara dengan baik. Semoga siapapun yang terpilih menjadi nahkoda, PKB tetap solid dan ke depan bisa menjadi pemenang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Muscab PKB Jakarta Utara, Rahmatullah, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Nurhasan selama menjabat. Ia menilai berbagai program berjalan dengan baik dan soliditas internal partai semakin kuat.

“Saya berharap kepengurusan ke depan, siapapun penggantinya, harus bisa lebih baik dari beliau. Selama ini program berjalan, soliditas partai juga semakin kuat di bawah kepemimpinan Bapak Haji Nurhasan,” ujarnya.

Rahmatullah juga menyinggung mekanisme pemilihan ketua DPC yang kini melalui proses assessment oleh DPP dan DPW PKB. Ia menyebutkan bahwa sejumlah nama telah muncul sebagai kandidat, termasuk Nurhasan yang kembali diusulkan oleh berbagai pihak.

“Nanti DPP akan membawa nama-nama calon yang telah mendaftar. Ada beberapa kandidat yang berkembang, termasuk Bapak Haji Nurhasan yang juga diusulkan kembali. Tapi semua tergantung hasil assessment dan keputusan DPP serta DPW,” jelasnya.

Muscab PKB Jakarta Utara kali ini diharapkan menjadi titik awal konsolidasi dan penguatan struktur partai, sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan politik ke depan, terutama dalam memperkuat basis dukungan masyarakat di wilayah Jakarta Utara. (ANW)

Exit mobile version