GD.ID, Jakarta-Peran pelabuhan sebagai simpul utama rantai pasok nasional memerlukan dukungan komunikasi yang mampu menjangkau masyarakat secara luas. Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) yang menjadi bagian dari Pelindo Group mengadakan seminar sebagai inisiatif untuk memperkuat pemahaman publik mengenai kontribusi sektor kepelabuhanan terhadap logistik dan pertumbuhan ekonomi. Mengusung tema “Pelabuhan Menggerakkan Logistik, Mendorong Ekonomi Daerah”, kegiatan ini berlangsung di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, pada Rabu (29/07/2026).
Seminar tersebut menjadi ajang apresiasi bagi insan media, serta menghadirkan ruang kolaborasi antara perusahaan, pelanggan, media, dan para pemangku kepentingan. Konteks pembahasan menjadi lebih komperhensif ketika memasuki subtema “Ports in The Spotlight: Membangun Reputasi Pelabuhan Melalui Komunikasi Strategis”. Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menegaskan bahwa penguatan sektor pelabuhan perlu berjalan beriringan dengan penguatan komunikasi publik.
Menurutnya, transformasi yang dilakukan perusahaan akan memberikan dampak yang lebih luas apabila masyarakat memahami peran pelabuhan sebagai penggerak logistik nasional dan pendukung pertumbuhan ekonomi. “Optimalisasi layanan yang excellent dan penguatan sistem pelabuhan terus kami upayakan dalam meningkatkan kinerja perusahaan yang kemudian kami kembangkan dalam komunikasi perusahaan yang komperhensif sebagai perluasan informasi bagi fungsi pelabuhan.
Maka, berdasarkan data yang akurat selama semester 1 Tahun 2026 kami mendapati kenaikan capaian dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya,” ungkap Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani
Kinerja operasional PTP Nonpetikemas pada Semester I 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hingga Juni 2026, perusahaan membukukan total throughput sebesar 26.799.777 ton/m³, mencapai 108% dari target RKAP, serta tumbuh 20% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Capaian tersebut didorong oleh peningkatan arus general cargo sebesar 6,64 juta ton (naik 10,89% secara tahunan), curah cair 6,23 juta ton (naik 24,07%), dan curah kering 12,57 juta ton (naik 25,74%), yang secara keseluruhan mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan di berbagai wilayah. “Ketika pemerintah mendorong hilirisasi mineral, swasembada pangan, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan ekspor, maka kebutuhan terhadap terminal nonpetikemas akan meningkat. Sejalan dengan hal ini kami hadir untuk mendorong perekonomian daerah,” ujar Indra.
Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari para pengguna jasa pelabuhan. Head of Operations Meratus Line, Heri Cahyono, menyampaikan bahwa komunikasi yang efektif menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem logistik yang terintegrasi dan berdaya saing. “Kami selaku pengguna jasa telah merasakan manfaat nyata perbaikan Pelindo Group pada modernisasi alat, infrastruktur, dan strategi proyek mulai dari efisiensi waktu tunggu kapal, keandalan jadwal, hingga memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam mendukung keberlanjutan sektor pelabuhan ini, Meratus mengusung tiga pilar yaitu People, Planet, and Growth, yang membutuhkan kolaborasi erat antara operator, perusahaan pelayaran, dan media untuk mengenalkan inovasi logistik kepada publik,” ungkap Heri.
Forum diskusi menjadi salah satu agenda utama dalam penyelenggaraan Awarding Kompetisi Karya Jurnalistik PortPress 2026. Sesi tersebut menghadirkan Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani, Head of Operations Meratus Line Heri Cahyono, Fotografer Kompas Agus Susanto, Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis, Ketua Forum Pemred Emtek Media Retno Pinasti, serta Direktur Strategic Affairs Bisnis Indonesia Group Maria Yuliana Benyamin. Peserta juga memperoleh pembekalan melalui sesi “AI for Media & Communication: Generative Engine Optimization (GEO)” yang disampaikan oleh Founder & CEO DailySEO.ID, Ilman Akbar.












