Selamat Ulang Tahun ke-27 NAGASWARA,Maju dalam Kejayaannya

GD.ID, Jakarta— Perjalanan sebuah industri kreatif sering kali diwarnai oleh dedikasi, visi yang tajam, dan ketekunan yang luar biasa. Tepat pada hari ini, 9 September 2026, salah satu label musik terkemuka di tanah air, NAGASWARA, merayakan hari jadinya yang ke-27 tahun.

Didirikan secara resmi pada 9 September 1999 oleh Bapak Rahayu Kertawiguna di bawah naungan PT Naga Swarasakti, perjalanan panjang ini bermula dari sebuah label kecil yang berkantor di sebuah ruko sederhana di Jalan Balikpapan 1/9B, Cideng, Jakarta Pusat. Dari langkah awal yang bersahaja tersebut, NAGASWARA terus berkembang pesat hingga kini memiliki kantor mandiri di Jalan Johar 4U, Menteng, Jakarta Pusat.

Pada awal dekade 2000-an, NAGASWARA tidak hanya fokus pada kancah lokal, tetapi juga menjalin kerja sama strategis dengan label multinasional asal Eropa. Pada tahun 2004, label ini bermitra dengan Supreme Music GmbH untuk mengedarkan album dari grup asal Jerman, Groove Coverage, bertajuk Covergirl. Album dengan tembang hits “God is a Girl” ini sukses besar dan meraih penghargaan Platinum di Indonesia.

Di tahun yang sama, NAGASWARA berkolaborasi dengan stasiun radio swasta Mustang FM merilis album kompilasi Gulalikustik, yang sukses memperkenalkan sejumlah talenta baru seperti Kerispatih, Plus Minus, After, dan Gemala.

Puncak momentum bagi label dengan sebutan “Big Indie” ini kian terasa ketika mereka mengontrak Kerispatih dan merilis album perdana Kejujuran Hati pada akhir 2005. Album tersebut melahirkan deretan lagu hits abadi seperti “Kejujuran Hati”, “Cinta Putih”, dan “Lagu Rindu”, yang mengantar band ini meraih berbagai prestasi gemilang.

Kesuksesan tersebut membuka jalan bagi gelombang baru musisi tanah air di bawah naungan NAGASWARA, mulai dari T2 (2007), Wali (2008), Hello Band (2008), Merpati Band (2008), The Dance Company (2009), hingga Zivilia (2009).
Tidak berhenti di jalur pop dan band, NAGASWARA juga jeli membaca pergeseran selera pasar musik nasional. Menanggapi kebangkitan musik dangdut di awal 2000-an, label ini bertransformasi menjadi salah satu raksasa musik dangdut yang melahirkan bintang-bintang besar seperti Zaskia Gotik, Fitri Carlina, Siti Badriah, Hesty “Klepek-Klepek”, dan masih banyak lagi.

NAGASWARA bahkan mencatatkan diri sebagai pelopor genre “Dancedhut”—sebuah inovasi kreatif yang memadukan unsur musik dangdut tradisional dengan ketukan Electronic Dance Music (EDM). Sentuhan modern ini sukses merevolusi industri dangdut tanah air dan diterima luas oleh masyarakat lintas generasi.
Perjalanan 27 tahun NAGASWARA dalam mendedikasikan karya untuk industri musik Indonesia mendapatkan apresiasi hangat dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari Ardian S. Perkasa.

Sebagai Ketua Umum Asosiasi Seniman Sutradara Film dan Televisi (SSFTI), Persatuan Insan Film Bersatu (PIFB), Persatuan Insan Musik Penyanyi dan Pencipta lagu Indonesia.Pencipta Lagu Indonesia ( PIMPP) , serta pendiri Alexa Records dan Naraya Enterprise, Ardian menyampaikan ucapan selamat secara khusus:

“Selamat Ulang Tahun ke-27 untuk NAGASWARA. 27 tahun adalah sebuah perjalanan waktu yang cukup matang bagi sebuah institusi kreatif untuk terus membuktikan eksistensi, ketangguhan, dan konsistensinya. Semoga NAGASWARA semakin sukses dan jaya selalu di kancah industri musik nasional maupun internasional. Kepada Bapak Rahayu Kertawiguna, semoga senantiasa diberi kesehatan, semakin sukses, dan selalu menginspirasi lewat kerendahan hatinya.”
Perayaan dua dekade lebih tujuh tahun ini menjadi bukti nyata bahwa dengan integritas, inovasi, dan kecintaan mendalam pada seni, sebuah karya lokal mampu menjadi pilar penting yang memperkaya warna kebudayaan bangsa.

Sukses selalu, NAGASWARA!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *