GD.ID, Jakarta-Tim Lomba Olah Pilah Sampah Heroes Jakarta 2026 melakukan verifikasi lapangan ke salah satu finalis, Muchamad Amalludin dari Bank Sampah Unit (BSU) Nipah Berhias, RW 02 Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Kamis (05/06/2026).
Lomba ini dilaksanakan untuk mencari sosok inspiratif guna mendukung program pemilahan sampah dari sumber di Jakarta.
Bukan sekadar mengumpulkan dan memilah sampah, Muchamad Amalludin bersama warga berupaya membangun kebiasaan baru dalam memandang sampah. Baginya, sampah bukan hanya sesuatu yang harus dibuang, tetapi memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bermanfaat yang mampu memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat.
Ia berharap lomba Olah Pilah Sampah Heroes 2026 membawa dampak positif yakni semakin banyak warga Jakarta sadar mengelola sampah organik dari sumber secara baik dan bijak.
“Alhasil, beban sampah yang keluar dari rumah berkurang drastis serta semangat ini terus ditularkan kepada warga Jakarta,” paparnya.
Perwakilan Tim Penilai Lomba Pilah Olah Sampah Heroes Jakarta 2026 dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Ied Sabilla, mengatakan penilaian dilakukan dengan melihat kapasitas dan kontribusi masing-masing individu, bukan berdasarkan kuota wilayah.
Aspek yang menjadi perhatian meliputi aktivitas pengelolaan sampah, konsistensi, dampak yang dihasilkan, inovasi, volume sampah yang berhasil dikelola, serta karakter masing-masing penggiat lingkungan. Selanjutnya, sebanyak 15 peserta menjalani verifikasi lapangan sebelum mengikuti wawancara bersama dewan juri ahli pada Senin (9/11/2026).
Dari tahapan tersebut akan ditetapkan 10 peserta terbaik, yang kemudian diseleksi kembali untuk menentukan lima pemenang, mulai dari juara pertama, kedua, ketiga, hingga harapan pertama dan kedua. “Dari 10 peserta tersebut nantinya dipilih lima terbaik, yakni juara pertama, kedua, ketiga, harapan pertama, dan kedua. Mereka akan diproyeksikan menjadi duta lingkungan,” jelasnya saat mengunjungi Bank Sampah Unit (BSU) Nipah Berhias.
Ia menuturkan lomba Olah Pilah Sampah Heroes dilaksanakan untuk mencari sosok warga yang mampu menyebarluaskan informasi maupun menggerakan warga sekeliling untuk terlibat aktif melakukan olah pilah sampah dari sumbernya.
“Kami mencari sosok inspiratif yang berpengaruh membantu Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mengurangi sampah dari sumber,” tuturnya.
Apresiasi terhadap kiprah Bank Sampah Unit (BSU) Nipah Berhias juga disampaikan Lurah Papanggo Erwin Djati Kusuma.
Menurut Erwin, inisiatif Muchamad Amalludin bersama warga merupakan contoh nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Terlebih, pengelolaan sampah yang dilakukan tidak hanya berdampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan menghadirkan manfaat sosial.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan konsistensi Pak Muchamad Amalludin bersama warga dalam mengembangkan Bank Sampah Unit (BSU) Nipah Berhias. Ini merupakan gerakan positif yang patut didukung karena mampu mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Kami berharap inovasi ini terus berkembang, semakin banyak warga yang terlibat, dan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya di Kecamatan Tanjung Priok,” tuturnya.
(amin)










