GD.ID, Jakarta-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri rapat paripurna DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/04/2026).
Dalam rapat tersebut, Rano Karno menyampaikan Pidato Gubernur terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun 2025.
Dalam paparannya, Wagub Rano mengungkapkan sejumlah capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat melampaui nasional, diiringi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menjadi tertinggi di Indonesia.
“IPM DKI Jakarta pada 2025 mencapai 85,05, naik dari 84,15 pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh perbaikan di seluruh dimensi kehidupan warga. Kinerja pembangunan manusia Jakarta juga menjadi yang tertinggi di Indonesia. Angka harapan hidup mencapai 76,27 tahun, sementara standar hidup layak meningkat 3,62 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan Jakarta mencapai 5,21 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp3.926 triliun, dengan inflasi yang tetap terjaga di level 2,63 persen (year on year).
Terkait keuangan daerah, realisasi APBD 2025 menunjukkan pendapatan daerah mencapai Rp80,02 triliun atau 94,75 persen dari target Rp84,45 triliun. Sementara belanja daerah terealisasi Rp76,09 triliun atau 88,50 persen dari target Rp85,97 triliun.
“Penerimaan pembiayaan tercapai Rp7,33 triliun yang bersumber dari SiLPA dan pinjaman dalam negeri. Adapun pengeluaran pembiayaan terealisasi Rp5,44 triliun, dialokasikan untuk penyertaan modal daerah kepada BUMD seperti PT Jakpro dan PT MRT Jakarta, serta pembayaran pokok pinjaman,” jelas Wagub Rano.
Selain itu, angka kemiskinan di Jakarta berhasil ditekan menjadi 4,03 persen pada September 2025. Penurunan ini didorong oleh konsistensi penyaluran bantuan sosial, seperti KJP Plus dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ).
Di sektor pendidikan, program KJP Plus menjangkau 707.513 penerima. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menjalankan program sekolah swasta gratis di 40 institusi. Sementara di sektor kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 99,94 persen, disertai penguatan layanan home service melalui Pasukan Putih.
Pada sektor infrastruktur dan transportasi, kondisi jalan mantap mencapai 97,35 persen. Progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A juga telah mencapai 55,89 persen. Di sisi investasi, realisasi investasi meningkat signifikan menjadi Rp270,9 triliun.
Wagub Rano menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk mendorong transformasi Jakarta menjadi kota global.
“Terima kasih atas sinergi yang terjalin. Semoga kolaborasi ini dapat mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan menyejahterakan warganya,” pungkasnya.
