GD. ID, JAKARTA— Kondisi Jalan Raya Cilincing kembali menuai sorotan publik. Sebuah video yang diunggah akun TikTok @maulanakss pada 30 Januari 2026 memperlihatkan ruas jalan utama tersebut dipenuhi mesin-mesin berat terparkir di bahu jalan, bangkai mobil, serta tumpukan material yang membuat kawasan tampak semrawut dan tak terurus.
Dalam video tersebut, pemilik akun secara terbuka menyampaikan keluhan dan kekecewaannya terhadap kondisi jalan yang dinilai sudah lama dibiarkan tanpa penanganan serius.
Ia juga secara langsung menyoroti Camat Cilincing, meminta agar segera mengambil langkah nyata untuk merapikan kawasan tersebut.
Ironisnya, ruas jalan yang dikeluhkan warga itu merupakan akses utama menuju Kantor Kecamatan Cilincing.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar soal fungsi pengawasan dan respons aparatur wilayah terhadap persoalan yang kasat mata dan setiap hari dilalui masyarakat.
“Ini jalan umum, bukan tempat parkir mesin atau bangkai mobil. Masa dibiarkan begini, padahal ini jalur ke kantor kecamatan,” demikian narasi keluhan yang tersirat dalam video tersebut.
Keberadaan mesin-mesin dan kendaraan rusak di bahu jalan tidak hanya merusak estetika wilayah, tetapi juga mengganggu kelancaran lalu lintas, membahayakan pengguna jalan, serta mencerminkan lemahnya penegakan aturan di tingkat wilayah.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya tindak lanjut (TL) konkret dari pihak kecamatan maupun instansi terkait, baik dalam bentuk penertiban, peneguran, maupun pembersihan area tersebut.
Warga berharap, keluhan yang telah viral di media sosial ini tidak sekadar menjadi konsumsi publik, tetapi menjadi alarm keras bagi pemerintah kecamatan untuk segera bertindak.
Jalan raya bukan hanya urusan infrastruktur, tetapi juga wajah pelayanan publik dan wibawa pemerintah di mata masyarakat.
Jika akses menuju kantor kecamatan saja tak tertata, publik pun wajar bertanya: sejauh mana keseriusan pengawasan wilayah Cilincing selama ini? (ANW)
